Berita  

Angin Puting Beliung Terjang Cibatu Purwakarta, Sejumlah Bangunan Rusak, Kerugian Capai Puluhan Juta

Foto : Bencana puting beliung terjang Kecamatan Cibatu, Purwakarta. Senin (30/3/26)
banner 120x600

IndoJabar.com, Purwakarta – Bencana angin puting beliung menerjang wilayah Desa Cipinang dan Desa Ciparungsari, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga dan bangunan usaha mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat.

Angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan deras membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan diri. Dalam waktu singkat, pusaran angin merusak bagian atap, dinding, hingga merobohkan beberapa bangunan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana ini mengakibatkan kerugian materi yang ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.

Salah satu warga terdampak, H. Ahmad, mengatakan kejadian berlangsung sangat cepat sehingga warga tidak sempat melakukan antisipasi.

“Kejadiannya sangat cepat, angin kencang datang tiba-tiba, warga langsung panik,” ujarnya.

Pasca kejadian, aparat pemerintah setempat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta dan unsur terkait bergerak cepat melakukan penanganan. Petugas turun langsung ke lokasi untuk melakukan pendataan serta membersihkan puing-puing bangunan.

Camat Cibatu, Bayu Permadi, menjelaskan bahwa fenomena angin puting beliung dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang. Kombinasi tersebut memicu terbentuknya pusaran angin yang merusak bangunan di permukiman warga.

Berdasarkan data sementara, sejumlah kerusakan yang tercatat di antaranya:

Gudang kosong milik H. Ahmad di Kampung Ciparung Mukti RT 10/03, Desa Cipinang, roboh rata dengan tanah dengan kerugian sekitar Rp10 juta.

Rumah klinik milik Bidan Ruli di RT 02/01, Desa Ciparungsari mengalami kerusakan pada dua pintu kaca dan pintu geser, dengan kerugian sekitar Rp5 juta.

Warung keripik singkong milik Uju di RT 02/01, Desa Ciparungsari roboh hingga rata dengan tanah, kerugian sekitar Rp5 juta.

Rumah milik Ajis mengalami kerusakan pada bagian atap asbes yang beterbangan, kerugian sekitar Rp5 juta.

Rumah milik Subhi mengalami kerusakan pada genteng dan asbes, dengan kerugian sekitar Rp5 juta.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Purwakarta, Heryadi Erlan Wibisana, menyampaikan bahwa timnya telah diterjunkan untuk melakukan asesmen dan penanganan awal di lokasi terdampak.

Baca juga :  Panwascam Kota Bersama Satpol PP Tertibkan APK / APS sepanjang Jalan Utama

“Tim BPBD langsung turun ke lokasi bencana untuk melakukan pendataan dan pembersihan puing-puing,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama pada masa peralihan musim seperti saat ini. Pungkasnya ( sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *