IndoJabar.com, Purwakarta – Masjid Al-Ittihad Muhammadiyah yang berlokasi di Jalan Kopi–Ciseureuh No. 9, Desa Ciwareng, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, resmi diresmikan pada Sabtu (14/2/2026).
Peresmian masjid ini menjadi bagian dari momentum Tarhib Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus menandai penguatan syiar Islam dan gerakan dakwah berkemajuan di Kabupaten Purwakarta.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Purwakarta yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta, Sri Jaya Midan. Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi atas peran Muhammadiyah dalam membangun sarana ibadah sekaligus pusat pembinaan umat.
“Masjid bukan hanya tempat shalat, tetapi pusat pendidikan, pembinaan moral, serta penguatan ukhuwah Islamiyah. Pemerintah daerah menyambut baik kehadiran Masjid Al-Ittihad sebagai bagian dari pembangunan spiritual masyarakat Purwakarta,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Prof. Dr. KH Ahmad Dahlan, M.Ag, Ketua Pimpinan Muhammadiyah Provinsi Jawa Barat. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pesan Ramadhan yang mencerahkan dengan tema penguatan iman dan peradaban.
“Ramadhan harus menjadi momentum mencerahkan, menguatkan iman, menggerakkan amal, dan membangun peradaban yang berkemajuan. Masjid harus hidup, bukan hanya bangunannya, tetapi juga aktivitas dan ruh dakwahnya,” ucapnya di hadapan jamaah yang hadir.

Hadir pula Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Purwakarta, Drs. Edwarsyah, M.M., Direktur RSU Asri dr. Rustandi, serta Camat Kecamatan Babakancikao Primiady Beny, bersama para tokoh masyarakat dan warga sekitar.
Ketua PDM Purwakarta, Drs. Edwarsyah, M.M., menyampaikan bahwa Masjid Al-Ittihad diharapkan menjadi pusat kegiatan keislaman dan pemberdayaan umat di wilayah Ciwareng dan sekitarnya. Ia juga memaparkan sejumlah program Ramadhan yang telah disiapkan.
Program Ramadhan Masjid Al-Ittihad Muhammadiyah meliputi kajian Tarhib Ramadhan, santunan dhuafa dan yatim, kultum tarawih, pesantren Ramadhan, kajian dan buka puasa bersama, pengumpulan serta penyaluran zakat fitrah dan zakat maal, i’tikaf dan sahur bersama, hingga pelaksanaan Shalat Idul Fitri.
Dengan diresmikannya Masjid Al-Ittihad Muhammadiyah, diharapkan kehadirannya dapat menjadi pusat dakwah, pendidikan, dan pelayanan umat, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. (*)























