Berita  

SMAN 1 Sukatani Perkuat Pendidikan Karakter Gapura Panca Waluya Melalui In House Training Guru

banner 120x600

Indojabar.com, Purwakarta – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat terus mendorong penerapan Program Pendidikan Karakter Gapura Panca Waluya di seluruh satuan pendidikan sebagai upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, kompeten, dan berdaya saing. Program yang berlandaskan nilai budaya Sunda ini kini semakin diperkuat melalui berbagai kegiatan strategis, salah satunya yang dilaksanakan oleh SMAN 1 Sukatani.

Gapura Panca Waluya menitikberatkan pada lima nilai utama, yakni Cageur (sehat jasmani dan rohani), Bageur (bermoral baik dan santun), Bener (jujur dan berintegritas), Pinter (cerdas dan kritis), serta Singer (gesit, kreatif, dan terampil). Kelima nilai tersebut menjadi fondasi pembentukan karakter peserta didik yang utuh, mencakup aspek jasmani, rohani, akademik, dan sosial.

SMAN 1 Sukatani Implementasikan Lima Nilai Karakter dalam Kegiatan Sekolah

Sebagai salah satu sekolah penggerak di Purwakarta, SMAN 1 Sukatani telah menerapkan nilai–nilai Gapura Panca Waluya dalam berbagai kegiatan nyata di lingkungan sekolah.
Beberapa program yang telah berjalan antara lain:

  • Cageur: Senam bersama setiap minggu ke-4 dan rencana pelaksanaan kegiatan donor darah.
  • Bageur: Pengumpulan infak sodakoh dua kali seminggu untuk membantu sesama siswa yang membutuhkan.
  • Bener: Pembiasaan positif seperti kegiatan mengaji, menyanyikan Indonesia Raya, serta sambut pagi sebelum KBM.
  • Pinter: Prestasi juara Debat Bahasa Indonesia tingkat Kabupaten.
  • Singer: Prestasi seni dan kreativitas, seperti juara FLS2N tingkat Provinsi, keikutsertaan dalam pasanggiri Mojang Jajaka Purwakarta, serta aktivitas kreatif di Sanggar Membadik.

Penguatan Kompetensi Guru Melalui In House Training

Untuk semakin menguatkan implementasi karakter Panca Waluya, SMAN 1 Sukatani mengadakan kegiatan In House Training (IHT) selama dua hari, pada 20–21 November 2025, dengan tema “Penguatan Kompetensi Guru dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam untuk Mewujudkan Gapura Panca Waluya.”

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. Anggy Giri Prawiyogi, M.Pd., M.Sn. (praktisi akademik) dan Yuwita Rianawati, S.Si., M.Pd. (Pengawas KCD IV). Kedua narasumber memberikan materi mendalam tentang penerapan pendidikan karakter yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini.

Baca juga :  Ekraf Purwakarta Gagas Wisata Kuliner di Kecamatan Bojong

Selain narasumber, turut hadir pula pengawas pembina SMAN 1 Sukatani, Dra. Hj. Ety Sukatinni, M.Pd., yang menegaskan bahwa program Gapura Panca Waluya merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang holistik di Jawa Barat. Program ini bukan sekadar pelengkap, tetapi inti dari upaya membentuk peserta didik yang seimbang antara kecerdasan akademis dan kematangan karakter.

Kepala SMAN 1 Sukatani, Mega Indrasari, M.Pd., menyampaikan harapan agar penerapan karakter Gapura Panca Waluya mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara moral, sosial, dan fisik.

Lahirkan Ide dan Inovasi Baru

Melalui IHT ini, para guru mendapatkan wawasan baru, praktik implementatif, serta berbagai inspirasi untuk menghadirkan pembelajaran mendalam yang selaras dengan nilai–nilai Panca Waluya. Kegiatan ini juga melahirkan beragam inovasi program sekolah yang akan memperkuat karakter peserta didik ke depan.

Dengan langkah ini, SMAN 1 Sukatani menegaskan komitmennya sebagai sekolah yang siap mendukung visi Jawa Barat dalam membentuk Generasi Jabar Istimewa—generasi yang cageur, bageur, bener, pinter, tur singer.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *